PollyStop
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesian Finding your flow Polly adventure

Tikungan Terakhir

Polly woke early.

Start reading
Tikungan Terakhir

Read at your pace. The full app adds translation and saved vocabulary.

Keep it on your phone โ†’

Polly bangun pagi-pagi, dan jantungnya sudah berdegup kencang. Ngarai itu semakin gelap dan sempit di sekelilingnya, hingga dinding-dindingnya hampir menutup di atas kepalanya.

Kemudian dia melihatnya. Di tikungan terakhir, sebuah garis tipis cahaya berdiri menunggu di antara dinding-dinding g...

Kemudian dia melihatnya. Di tikungan terakhir, sebuah garis tipis cahaya berdiri menunggu di antara dinding-dinding gelap, seperti pintu yang seseorang tinggalkan terbuka.

Polly melompat melewati tikungan itu, dan dindingnya terbuka begitu saja. Di depannya berdiri sebuah kuil besar, teru...

Polly melompat melewati tikungan itu, dan dindingnya terbuka begitu saja. Di depannya berdiri sebuah kuil besar, terukir langsung di tebing, berwarna merah mawar dan bersinar dalam cahaya pagi, dengan tiang-tiang tinggi menjulang ke atas batu. Orang-orang menyebutnya Al-Khazneh, atau Perbendaharaan.

Tidak ada yang membangun kuil ini dengan batu bata. Para pekerja mengukir seluruh bangunan dari tebing yang hidup, mu...

Tidak ada yang membangun kuil ini dengan batu bata. Para pekerja mengukir seluruh bangunan dari tebing yang hidup, mulai dari atas dan bekerja turun ke lantai. Dan saluran air kecil itu berakhir di sini juga. Itu telah menuntunnya sepanjang jalan. Polly duduk di pasir dan menatap ke atas untuk waktu yang lama, lama sekali.

You just tried the loop

Now take the story with you.

PollyStop brings listening, saved vocabulary, speaking practice, and a fresh graded story together on your phone.

Learning on Android? Join the waitlist

Read this story in another language.

Same story, different language. Compare the shape and rhythm without losing the plot.

Keep learning in PollyStop

Listen, save words, practise

Get the app