Pada pagi kedua, Chiara membawa sebuah toples ke akuarium Pasta. Toples itu memiliki tutup ulir. Di dalamnya ada seekor kepiting hidup.
Chiara menjatuhkan toples itu ke dalam air. Toples itu tenggelam perlahan. Pasta tidak langsung menyerang.
Polly bertengger di tepi akuarium. Kepiting itu bergerak di dalam toples. Pasta menyentuh toples dengan satu lengannya. Lengannya bisa merasakan apa yang disentuhnya.
Pasta meraih toples dengan dua lengannya. Dia memutarnya perlahan. Lengan ketiga bekerja pada tutupnya.
Gurita bisa membuka toples dengan tutup ulir. Mereka sudah melakukannya di laboratorium sejak tahun 1950-an. Mereka merasakan ulirnya dengan pengisap mereka. Lalu mereka memutar tutupnya.
Read it. Then say it.
Shadow this paragraph in the PollyStop app — record yourself, see how close your pronunciation gets to a native speaker's, sentence by sentence. Free.
Pasta memutar tutupnya. Tutup itu terbuka. Kepiting itu mencoba kabur. Tapi lengan keempat Pasta sudah menunggu. Kepiting itu hilang.
Chiara menulis di papan catatannya. "Tiga menit. Dia semakin cepat."
Gurita sangat aneh. Mereka memiliki tiga jantung. Darah mereka berwarna biru. Mereka hanya hidup tiga sampai lima tahun. Pasta sudah berumur dua tahun.
Dia akan mempelajari semua yang bisa dia ketahui dalam waktu yang tersisa.