PollyStop
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesian Getting started Situational

Cahaya Pertama di Desa

While the whole village sleeps, one window glows: the baker lights the oven so fresh bread will be ready by morning.

Start reading
Cahaya Pertama di Desa

Read at your pace. The full app adds translation and saved vocabulary.

Keep it on your phone โ†’

Larut malam, desa gelap dan sunyi. Setiap rumah tertidur. Jalan-jalan kosong, dan jendela-jendela hitam. Tapi di satu jalan kecil ada satu cahaya. Cahaya itu dari jendela toko roti, satu-satunya tempat yang terjaga di seluruh desa yang tidur.

Jam tiga pagi, tukang roti sudah bekerja. Dia menyalakan oven besar dan memberi kayu sampai menyala. Tepung melayang ...

Jam tiga pagi, tukang roti sudah bekerja. Dia menyalakan oven besar dan memberi kayu sampai menyala. Tepung melayang di udara, dan uap naik saat roti pertama masuk. Bau hangat roti segar mulai memenuhi toko. Perlahan, aroma itu keluar dari pintu dan menyusuri jalan kosong, di mana belum ada yang bangun untuk merasakannya.

Jam enam pagi, desa mulai bangun. Orang-orang membuka mata karena bau roti hangat. Mereka berjalan ke toko roti, di m...

Jam enam pagi, desa mulai bangun. Orang-orang membuka mata karena bau roti hangat. Mereka berjalan ke toko roti, di mana lampu menyala sepanjang malam, dan mereka menemukan rak penuh roti segar. Tukang roti memberikan roti dengan mata lelah tapi bahagia. Malam panjangnya menjadi awal yang hangat dan lembut untuk hari semua orang.

You just tried the loop

Now take the story with you.

PollyStop brings listening, saved vocabulary, speaking practice, and a fresh graded story together on your phone.

Learning on Android? Join the waitlist

Keep learning in PollyStop

Listen, save words, practise

Get the app