PollyStop
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesian Stretch yourself Situational

Polly di Pasar

Berta keeps her promise and walks Polly through the Saturday market, where a spiky fruit, a chatty goat, and a handful of coins turn into a first real conversation.

Start reading
Polly di Pasar

Read at your pace. The full app adds translation and saved vocabulary.

Keep it on your phone โ†’

Berta menepati janjinya. Pukul sembilan pagi ia sudah mengetuk pintu hijau, keranjang di tangan, dan mereka berjalan bersama ke lapangan tempat pasar Sabtu dibuka. Jalanan beraroma jeruk dan roti hangat. โ€œSelamat pagi!โ€ seru Polly di kios pertama, dan seolah seluruh deretan tenda menjawab serentak.

Di kios buah, seekor kambing bercelemek garis-garis menyusun apel menjadi piramida yang sempurna. Polly menunjuk sesu...

Di kios buah, seekor kambing bercelemek garis-garis menyusun apel menjadi piramida yang sempurna. Polly menunjuk sesuatu yang hijau dan berduri. โ€œIni apa? Saya belum pernah melihat buah ini.โ€ Kambing itu tertawa, memotong satu irisan tipis, dan menyodorkannya. Begitulah Polly belajar bahwa di lingkungan ini orang mencicipi dulu dan memutuskan kemudian. โ€œSaya mau dua apel dan satu yang itu, untuk dicoba.โ€

โ€œBerapa harga semuanya?โ€ Kambing itu menyebut harga, Berta mengangguk bahwa harganya wajar, dan Polly menghitung koin...

โ€œBerapa harga semuanya?โ€ Kambing itu menyebut harga, Berta mengangguk bahwa harganya wajar, dan Polly menghitung koin satu per satu, bangga pada setiap angka. โ€œSatu kantong, tolong. Saya harus membawa semuanya pulang.โ€ Dalam perjalanan pulang, dengan kantong berayun di bawah satu sayap, Polly memutuskan bahwa pasar akan menjadi kebiasaan hari Sabtu. Ada pelajaran yang rasanya lebih enak daripada bunyinya.

You just tried the loop

Now take the story with you.

PollyStop brings listening, saved vocabulary, speaking practice, and a fresh graded story together on your phone.

Learning on Android? Join the waitlist

Keep learning in PollyStop

Listen, save words, practise

Get the app