Teluk Napoli
🇮🇩 Indonesian · CEFR B1 · Polly’s Adventure

Teluk Napoli

Polly arrives in Naples and is welcomed into the world's oldest marine biology institute, where she meets a researcher named Chiara and a giant Pacific octopus named Pasta.

💡 Tap any word for an instant translation — works seamlessly in the app.
Get PollyStop free →

Polly tiba di atas Teluk Napoli pada pagi menjelang siang. Airnya berwarna seperti kaca hijau. Gunung Vesuvius berdiri di sisi jauh teluk, sebagian tertutup kabut. Udara berbau garam dan solar dari kapal-kapal nelayan.

Dia mengikuti garis pantai. Dia bisa melihat jemuran tergantung di balkon dan skuter di jalanan.

Dia mengikuti garis pantai. Dia bisa melihat jemuran tergantung di balkon dan skuter di jalanan.

Tujuannya adalah sebuah bangunan tua di tepi air. Sebuah plakat kuningan kecil bertuliskan STAZIONE ZOOLOGICA ANTON D...

Tujuannya adalah sebuah bangunan tua di tepi air. Sebuah plakat kuningan kecil bertuliskan STAZIONE ZOOLOGICA ANTON DOHRN, FONDATA 1872.

Polly tahu tentang tempat ini. Tempat ini didirikan oleh seorang ahli zoologi Jerman bernama Anton Dohrn. Teluk Napol...

Polly tahu tentang tempat ini. Tempat ini didirikan oleh seorang ahli zoologi Jerman bernama Anton Dohrn. Teluk Napoli adalah salah satu ekosistem laut terkaya di Eropa. Institut ini telah mempelajari gurita sejak tahun 1873. Ini adalah institut biologi laut tertua yang masih beroperasi di dunia.

Dia bertengger di pagar. Seorang peneliti muda dengan jas lab biru tua membuka pintu belakang. Dia melihat Polly dan ...

Dia bertengger di pagar. Seorang peneliti muda dengan jas lab biru tua membuka pintu belakang. Dia melihat Polly dan tersenyum. "Masuklah."

Bangunan itu berbau air laut. Koridor panjang menghubungkan ruangan-ruangan penuh dengan tangki. Melalui dinding kaca...

Bangunan itu berbau air laut. Koridor panjang menghubungkan ruangan-ruangan penuh dengan tangki. Melalui dinding kaca, Polly melihat ikan sarden, seekor gurita kecil di sudut, dan seekor kelinci laut di atas daun rumput laut.

In the app

Read it. Then say it.

Shadow this paragraph in the PollyStop app — record yourself, see how close your pronunciation gets to a native speaker's, sentence by sentence. Free.

82% match · "Snow crunched under her running shoes"
Get PollyStop on iOS — Free
Nama peneliti itu adalah Chiara Bianchi. Dia telah mempelajari kognisi cephalopoda selama sembilan tahun. "Gurita ada...

Nama peneliti itu adalah Chiara Bianchi. Dia telah mempelajari kognisi cephalopoda selama sembilan tahun. "Gurita adalah hewan paling cerdas di sini," katanya. "Atau setidaknya yang paling cerdas yang kami yakin sadar."

Mereka sampai di sebuah tangki bulat tinggi. Sebuah kartu di sampingnya bertuliskan PASTA, 2.3KG, GPO. Di dalamnya, t...

Mereka sampai di sebuah tangki bulat tinggi. Sebuah kartu di sampingnya bertuliskan PASTA, 2.3KG, GPO. Di dalamnya, terlipat dalam gulungan pipa plastik, ada seekor gurita Pasifik raksasa. Delapan lengannya melilit rapi di sekeliling tubuhnya. Satu mata emas mengawasi dari balik kaca.

Chiara meletakkan kopinya. "Pasta," katanya, "kenalkan, ini Polly."

Chiara meletakkan kopinya. "Pasta," katanya, "kenalkan, ini Polly."

Gurita itu tidak bergerak. Tapi matanya tetap tertuju pada Polly.

Gurita itu tidak bergerak. Tapi matanya tetap tertuju pada Polly.

"Kamu bisa bertengger di tepi," kata Chiara. "Dia tidak akan memercikimu. Dia tenang di pagi hari. Dia menjadi pintar...

"Kamu bisa bertengger di tepi," kata Chiara. "Dia tidak akan memercikimu. Dia tenang di pagi hari. Dia menjadi pintar di sore hari."

Now do it every day.

PollyStop puts a story like this in front of you every time you open Instagram, TikTok, or YouTube. Five minutes of Indonesian before five minutes of scroll. Free.

Get PollyStop — Free on iOS

Works on iPhone  ·  Android coming soon

Continue in the app
Translation. Shadowing. Daily stories.
Get free →